Selasa, 10 Februari 2015

Jakarta banjir lagi... apa yang beda?

3 hari terakhir, Jakarta diguyur hujan lebat yang menyebabkan beberapa daerah mengalami kebanjiran. Tidak terkecuali wilayah Bendungan Hilir yang sejak dahulu kala memang langganan banjir. Jalan Benhil Raya yang kalau jam berangkat dan pulang kantor selalu dipenuhi kendaraan yang menghindari jalur three-in-one tidak bisa dilewati kendaraan karena banjir yang cukup tinggi. Saya masih ingat satu tahun lalu ketika pulang dari acara start-up di DBS Tower dan mendapati jalan ke kos-kosan sudah digenangi air setinggi 60-70 cm.

Tahun ini pun tidak berbeda, hujan deras yang mengguyur Jakarta terus menerus akhirnya menyebabkan jalanan di daerah Benhil kembali tenggelam. Tetapi dibandingkan tahun lalu, tahun ini ada beberapa hal yang berbeda.

1. Intensitas hujan yang menyebabkan banjir. Tahun lalu (dan saya yakin tahun-tahun sebelumnya) hujan dengan intensitas cukup deras saja sudah cukup untuk membuat genangan air di depan RSAL Mintoharjo dan membuat aliran listrik di sebagian wilayah Benhil padam. Tahun ini banjir hanya muncul ketika hujan deras terus menerus datang selama lebih dari 2 hari.

2. Kecepatan surutnya banjir. Saya masih ingat tahun lalu ketika banjir sedang tinggi-tingginya, listrik dipadamkan selama kurang lebih 2 hari karena banjir belum juga surut. Setelah listrik menyala pun, air masih menggenang cukup tinggi dan baru benar-benar hilang setelah kurang lebih satu minggu. Itupun kalau tidak diguyur lagi dengan hujan. Tahun ini tingkat banjirnya kurang lebih sama dengan tahun kemarin, tetapi airnya surut hanya dalam hitungan jam setelah hujan berhenti.

Apakah ini hasil dari kerja pemerintah Provinsi DKI Jakarta? Ataukah memang kondisi pasang laut dan banjir kiriman tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya? Saya sendiri tidak bisa menarik kesimpulan sebelum ada data yang mendukung, tetapi setidaknya ini sesuatu yang bisa kita syukuri. Mudah-mudahan ke depannya kondisinya terus membaik hingga Jakarta dapat  jadi tempat yang nyaman untuk ditinggali.

Minggu, 27 Oktober 2013

Captain Phillips and the unspoken fact

Baru saja pulang dari menonton Captain Phillips. Another good great movie starred by Tom Hanks, based on a real story of Captain Phillips, seorang kapten kapal kargo Maersk Alabama yang disandera perompak pada tahun 2009 yang lalu. Dr mulai awal film sampe akhir, gw beneran tegang liat kelakuan si Captain Phillips yang berani mengamankan kapal dan anak buahnya dari serangan perompal. Damn, that guy must ya.have really loved his job. Dedikasi dan keberaniannya sebagai seorang kapten kapal tiada duanya. Hal itu beneran melekat sampe gw balik ke kosan, dan mulai googling tentang kejadian pembajakan tersebut.

Tindakan heroik sang kapten memang tidak perlu diragukan lagi. Mungkin kalo dihadapkan pada situasi seperti itu, gw udah ikut sembunyi di ruang mesin sambil nunggu bala bantuan datang. Tapi ada beberapa fakta yang dapat menjadi pertimbangan sebelum kalian menjadikan Captain Phillips pahlawan baru kalian. Menurut berita ini, sebelum kapal berangkat, sudah ada himbauan untuk menjauhi daerah perairan Somalia setidaknya 600 nautical miles karena adanya bahaya perompak, namun ternyata Captain Phillips tidak menghiraukan himbauan itu, dan berlayar hingga 235 nautical miles dari garis pantai Somalia. Dan tentu saja, akhirnya kapal tersebut diserang oleh bajak laut. Yang kedua, ketika bajak laut Somalia sudah dekat, seharusnya Captain Philip mengikuti prosedur dengan ikut bersembunyi bersama awak kapal, hingga bala bantuan tiba. Jika dia melakukan hal itu, maka dia tidak akan disandera oleh bajak laut.

So, regardless of his heroic act, I personally think that Captain Phillips is a reckless person. But his story makes a really good movie though, so I would still thank him for that. And Tom Hanks too.

Rabu, 02 Oktober 2013

Senang bertemu dengan anda!

Ah, dunia blog. 4 bulan yang lalu saya memutuskan untuk menulis kembali di blog saya yang lama, http://bukucatatan.wordpress.com. Hasilnya? 2 post saja, itupun salah satunya post tentang saya yang ingin belajar menulis kembali. Wow, what a commitment! Dan sepertinya saya mungkin tidak akan menulis kembali dalam jangka waktu yang lama kalau saja saya tidak mengikuti workshop yang diberikan dua orang teman saya pagi ini (I'll tell you about it in another post later). Intinya sekarang saya ingin mencoba aktif ngeblog lagi, tetapi dengan wajah baru. Kali ini saya mencoba untuk ngeblog di Blogger. Kenapa blogger? Karena akhir-akhir ini saya sudah sangat terbiasa dengan produk Google (I use almost all their products), sehingga saya rasa tidak ada salahnya kalo Blogger melengkapi produk Google yang saya pakai.


Anyway, from today all my post will be hosted in this blog. Dan seperti social media yang lain, saya berharap bisa bertemu banyak sekali teman baru melalui media ini. Maka dari itu, saya ucapkan selamat datang, senang bertemu dengan anda!